Faith ñ hope

2008/07/27

Ternyata asyik banget chatting menggunakan Mig33

si-mig33: assalamualaikum:)

theaam: wsalam:)
si-mig33: akhi, apakbr?
theaam: alhmdlh baik, secerah hari ini;)

Dunia sekarang ternyata sempit. Bisa jalan-jalan kemana saja kita mau. Asyik banget chatting menggunakan Mig33 bisa menambah info, ilmu, teman dan pengalaman, bahkan mungkin nambah lawan(unt pluder sama kicker, xixixi:p)


Ingin tahu semua tentang mig33 klik disini.



BIRAYANG SITE

2008/07/12

Refleksi Sebuah Kisah Pohon Apel

Ikhwah fillah...
Pada saat ana membuka komputer dan membuka folder pribadi, myLibrary, tersimpan banyak artikel, bahan bacaan, buku dan lain-lain. Dan kebanyakan yang ana punya tentang Islam. Semuanya ana dapat dari teman-teman dan hasil browsing dari internet. Ana klik file kisah-kisah, penasaran kemudian ana coba membuka judul “Kisah Pohon Apel”, padahal melihat judulnya saja ana kurang begitu tertarik karena ana kurang suka membaca dongeng, apalagi dongeng anak-anak sebelum tidur.
Tetapi kali ini ana penasaran ingin membacanya, sekedar menambah wawasan mungkin ada kandungan hikmah yang bisa diambil. Setelah ana baca dan Subhanallah…
Ternyata kisah tersebut sangat menyentuh untuk dijadikan sebuah renungan. Sehingga dapat merubah sikap ana.
Sekedar berbagi pada akhi dan ukhti maka kisah tersebut ana edit karena menggunakan bahasa Melayu. Mari kita simak kisah tersebut dengan rasa ikhlas untuk membiasakan diri selalu besikap baik.
***
Dahulu kala terdapat seorang anak lelaki dan sebatang pohon apel yang amat besar. Anak lelaki itu begitu gemar bermain-main di sekitar pohon apel tersebut Setiap hari dia memanjat pohon tersebut, memetik serta memakan apel dengan sepuas hatinya, dan adakalanya dia beristirahat lalu terlelap di batang pohon apel tersebut. Anak lelaki tersebut begitu menyayangi tempat bermainnya. Begitu juga pohon apel itu juga menyukai anak tersebut.
Masa berlalu...
Anak lelaki itu sudah besar dan menjadi seorang remaja. Dia tidak lagi menghabiskan waktunya setiap hari bermain di sekitar pohon apel tersebut. Namun suatu hari dia datang kepada pohon apel tersebut dengan wajah yang sedih.
"Marilah bermain-main di sekitarku", ajak pohon apel itu.
" Aku bukan lagi anak-anak, aku tidak lagi gemar bermain dengan engkau", jawab remaja itu.
"Aku tidak perlu permainan tapi yang aku perlukan uang untuk membeli mainan", tambah remaja itu dengan nada yang sedih. Lalu pohon apel itu berkata:
“Kalau begitu petiklah apel-apel yang ada padaku. Kemudian jual lah untuk mendapatkan uang. Dengan itu kau dapat membeli mainan yang kau inginkan".
   Remaja itu dengan gembiranya memetik semua apel dipohon itu dan pergi dari situ. Dia tidak kembali lagi selepas itu. Pohon apel itu merasa sedih.
Masa berlalu...
Suatu hari, remaja itu kembali. Dia semakin dewasa. Pohon apel itu merasa gembira.
"Marilah bermain-main di sekitarku", ajak pohon apel itu.
"Aku tidak ada waktu untuk bermain. Aku terpaksa bekerja untuk mendapatkan uang. Aku ingin membina rumah sebagai tempat perlindungan untuk keluargaku. Bolehkahkau menolongku?" Tanya anak itu."
“Maafkan aku, aku tidak mempunyai rumah. Tetapi kau boleh memotong dahan-dahanku yang besar ini dan kau buatlah rumah darinya". Pohon apel itu memberikan tawaran.
Lalu, remaja yang semakin dewasa itu memotong semua dahan pohon apel itu dan pergi dengan gembiranya. Pohon apel itu pun turut gembira tetapi kemudian ia merasa sedih karena remaja itu tidak kembali lagi setelah itu.
Suatu hari yang panas, seorang lelaki datang menemui pohon apel itu. Sebenarnya dia adalah anak lelaki yang pernah bermain-main dengan pohon apel itu. Dia telah matang dan dewasa.
"Marilah bermain-main di sekitarku", ajak pohon apel itu
"Maafkan aku, tetapi aku bukan lagi anak lelaki yang suka bermain-main di sekitarmu. Aku sudah dewasa. Aku mempunyai cita-cita untuk belayar. Malangnya, aku tidak mempunyai perahu. Apakah kau bisa menolongku?", Tanya lelaki itu.
"Aku tidak mempunyai perahu untuk diberikan kepada kau. Tetapi kau boleh memotong batang pohon ini untuk dijadikan perahu. Kau akan dapat belayar dengan gembira," kata pohon apel itu.
Lelaki itu merasa senang sekali dan menebang batang pohon apel itu. Kemudian dia pergi dari situ dengan gembiranya dan tidak kembali lagi setelah itu.
Namun pada suatu hari, ada seorang lelaki yang sudah tua datang menuju pohon apel itu. Dia adalah anak lelaki yang pernah bermain di sekitar pohon apel itu.
"Maafkan aku. Aku tidak ada apa-apa lagi untuk diberikan kepada engkau. Aku sudah memberikan buah ku untuk kau jual, dahanku untuk kau buat rumah, batangku untuk kau buat perahu. Aku hanya ada tunggul dengan akar yang hampir mati". Kata pohon apel itu dengan nada pilu.
Aku tidak mau apelmu karena aku sudah tidak ada gigi untuk memakannya, aku tidak mau dahanmu karena aku sudah tua untuk memotongnya, aku tidak mau batang pohonmu karena aku tidak belayar lagi, aku merasa lelah dan ingin istirahat," jawab lelaki tua itu.
Jika begitu, istirahatlah di batangku," kata pohon apel itu.
Lalu lelaki tua itu duduk beristirahat di batang pohon apel itu dan beristirahat. Mereka berdua menangis karena begitu gembiranya.
 
Sebenarnya, pohon apel yang dimaksudkan dalam kisah itu adalah kedua ibu bapak kita. Ketika kita masih kecil, kita suka bermain dengan mereka. Ketika kita meningkat remaja, kita perlukan bantuan mereka untuk meneruskan hidup. Kita tinggalkan mereka dan hanya kembali meminta pertolongan apabila kita didalam kesusahan. Namun, mereka tetap menolong kita asalkan kita dapat bahagia dan gembira, bahkan mereka rela “melakukan apa saja” demi anaknya. Kita mungkin berfikir bahwa anak lelaki pada kisah itu bersikap kejam terhadap pohon apel itu, tetapi fikirkanlah, itu hakikat sebenarnya bagaimana kebanyakan anak-anak masa kini melayani ibu bapak mereka. Jangan sampai kita durhaka hanya karena kata-kata “ah” atau “cih”. Hargailah jasa mereka. Taati dan hormatilah mereka. Coba kita renungkan sekali lagi.
Allahummafirlana wa liwalidina…
Warhamhum kamaa rabbayana sighara…
Amin…

2008/06/14

Testing

mencoba posting

2008/05/23

Tersenyumlah

Loading...

| |||| |||||| ||||||||||||||||||

==o00o====o00o====΅oOW
‟„΅/΅/΅…„„…΅\΅\oOW
‟„΅\΅\,(@`@)،/΅/
‟„΅„\……`(―)΄……/oOW

Bedakan antara senyum dan ketawa...

2008/05/22

CUMA 144 RIBU ORANG KRISTEN YANG MASUK SORGA

Pernahkah anda mendengar propaganda misionaris yang mengatakan :

“barang siapa percaya akan Yesus kristus, maka ia akan masuk sorga ”

Yang dimaksud ialah, barang siapa mengakui Yesus mati disalib untuk menebus dosa manusia dan mengakui Yesus sebagai Tuhan maka ia akan masuk sorga, dan barang siapa mau dibaptis untuk menjadi pengikut Yesus maka ia akan terselamatkan dan akan masuk dalam kerajaan sorga.

Padahal Yesus sendiri, sama sekali tidak pernah disalib dan belum mati, baik dari dalil-dalil yang ada dalam Al-Qur’an maupun dalam Alkitab, dan Yesus juga sama sekali tidak pernah mengaku sebagai Tuhan, dia justru mengaku sebagai manusia utusan Allah SWT, dalil-dalil tersebut berpuluh-puluh jumlahnya baik dalam Al-Qur’an maupun dalam Alkitab.

Tetapi dalam pembahasan ini, kita tidak akan menyinggung tentang dogma-dogma tersebut, hanya mengkaji bahwa dalam Alkitab disebutkan pengikut Yesus yang akan masuk sorga hanyalah 144.000 orang saja, itupun hanya dari orang-orang Israel saja, selain dari orang-orang Israel tentu Yesus tidak mau bertanggung jawab. Ini menurut Alkitab.

Melihat angka hanya 144.000 yang akan masuk sorga dari pengikut Yesus tentu memberikan tanda tanya besar, bagaimana dengan orang-orang Kristen yang jumlahnya dua milyar lebih di dunia saat ini. Apakah mereka akan masuk sorga? seperti keyakinan mereka?

Menurut Alkitab, yaitu kitab yang mereka bawa-bawa tiap minggu ke gereja, tidak ada satupun pintu sorga yang akan menerima mereka, 12 pintu sorga yang dikisahkan dalam Alkitab hanya diperuntukkan bagi 12 suku Israel, karena pintu-pintu itu telah bertuliskan nama-nama 12 suku Israel, jadi bagaimana nasib pengikut-pengikut Yesus dari luar suku Israel yang tentu saja berharap masuk surga?

Al-Qur’an mengisahkan Nabi Isa as pernah berkata kepada kaumnya bani Israel :

"Hai bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu” QS. 61:6

Seruan nabi Isa as ini menegaskan bahwa nabi Isa as diutus Allah SWT hanyalah untuk orang Israel, nabi Isa as tidak diutus untuk seluruh manusia.

Ternyata pernyataan Al-Qur’an tersebut didukung oleh kenyataan sejarah nabi Isa as (Yesus) yang hanya memiliki umat dari orang-orang Israel saja, pengikut Yesus tak ada satupun yang berasal dari orang-orang non Israel. Bukan saja sejarah yang mendukung pernyataan Al-Qur’an tersebut, tetapi banyak sekali ayat-ayat dalam Bible/Alkitab yang juga mendukung pernyataan Al-Qur’an tersebut :

Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." Injil Matius 15:24

Bahkan Alkitab mengisahkan Yesus hanya mau mendo’akan orang-orang Israel saja, orang-orang diluar Israel Yesus tidak mau mendo’akan :

Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan Kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu Injil Yohanes 17:9

yang dimaksud ‘mereka’ dalam ayat tersebut ada-lah orang-orang Bani Israel, dan yang dimaksud Yesus tidak berdo’a untuk dunia adalah Yesus tidak mau mendo’akan orang-orang non Israel, tentu saja Yesus hanya memimpin dan mengembalakan domba-domba yang tersesat dari kalangan bani Israel.

Sebelum Yesus dilahirkan oleh Maria (Islam : Maryam), telah ada nubuat yang menyatakan bahwa Maria akan melahirkan seorang anak yang kelak akan menyelamatkan orang-orang Israel.

“Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka." Injil Matius 1:21

yang dimaksud umatnya adalah orang-orang Israel saja, bukan orang Cina, bukan orang Amerika, bukan orang Indonesia yang akan diselamatkan oleh Yesus. Yesus memang hanya untuk Israel.

HANYA 144.000 YANG MASUK SYURGA

Al-Qur’an menyebutkan bahwa Israel terdiri dari dua belas suku :

Dan mereka Kami bagi menjadi dua belas suku yang masing-masingnya berjumlah besar QS. 7:160

Dalam Alkitab juga disebutkanbahwa Israel terbagi menjadi 12 suku :

Itulah semuanya suku Israel, dua belas jumlahnya… Kejadian 49:28

Dalam Alkitab disebutkan Yesus memilih dua belas murid yang diambil dari dua belas suku Israel untuk membantu dakwanya :

Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus, Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia. Injil Matius 10:2-4

Yesus dan murid-muridnya berdakwah hanya untuk dua belas suku Israel ini saja, Yesus melarang murid-muridnya untuk berdakwa kepada orang-orang selain bangsa Israel :

Ke duabelas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israil. Injil Matius 10:5-6

Bahkan ada nubuat, kelak setelah hari kiamat yaitu hari penghakiman, dua belas murid Yesus tersebut ikut bersama-sama Yesus menghakimi dua belas suku Israel :

.. sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel. Injil Matius 19:28

Jadi Yesus hanya menghakimi orang-orang dari Israel saja, Yesus tidak bertanggung jawab terhadap orang-orang non Israel di seluruh dunia ini. (baca: "Majalah Tempo" 3 Juli 2005 hal 58)
http://www.geocities.com/cicak_mdn/menu.html
selengkapnya

KEJUJURAN

Orang2 yg suka berkata jujur mdapatkan 3 hal, kepercayaan, cinta dan rasa hormat
"Sesungguhnya aku diutus ke bumi hanyalah unt menyempurnakn kemuliaan akhlak."
Kbahagiaan yg sejati adalh ketika kt hanya mnggantungkn segala urusan pd Allah
• Org yg mngenal Allah dg baik hy brharap byk kpd Allah, itulh kebahagiaan.
Makin tinggi kt butuhkn pnghargaan dari org lain, itulah yg akan mnyempitkan hidup kt.